HPN 2026, Ketua Komisi IV DPRD Sumenep: Pers Mitra Kritis dan Pilar Demokrasi Daerah

Sumenep,RPN-Momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026) menjadi titik refleksi atas peran strategis media dalam menjaga kualitas demokrasi serta mengawal arah pembangunan daerah. Di Kabupaten Sumenep, peringatan HPN tahun ini dimaknai sebagai penguatan sinergi antara insan pers dan pemangku kebijakan demi terciptanya pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, Mulyadi, menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi para jurnalis yang dinilainya konsisten menjalankan fungsi kontrol sosial. Ia menegaskan bahwa pers bukan sekadar penyampai informasi, tetapi juga mitra kritis pemerintah dalam memastikan kebijakan publik berjalan sesuai kepentingan masyarakat.

“Saya mengucapkan selamat Hari Pers Nasional kepada seluruh insan pers, khususnya di Kabupaten Sumenep. Pers adalah pilar demokrasi dan mitra kritis pemerintah dalam membangun daerah,” ujar Mulyadi, Senin (10/2/2026).

Menurut politisi dari Partai Demokrat tersebut, tantangan dunia jurnalistik saat ini semakin kompleks, terutama di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap memunculkan disinformasi. Karena itu, ia menilai profesionalisme, independensi, serta komitmen terhadap kode etik jurnalistik menjadi fondasi utama agar media tetap dipercaya publik.

Sebagai Ketua Komisi IV yang membidangi sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat, Mulyadi mengakui bahwa peran media sangat signifikan dalam menyuarakan aspirasi warga. Pemberitaan yang berimbang dinilai mampu menjadi bahan evaluasi bagi lembaga legislatif dalam merumuskan maupun memperbaiki kebijakan layanan dasar.

“Kritik yang konstruktif dari media adalah vitamin bagi kami di legislatif. Dengan pemberitaan yang objektif dan berbasis data, kebijakan dapat dievaluasi serta disempurnakan demi kepentingan masyarakat luas,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi yang sehat antara DPRD dan insan pers, tanpa mengurangi independensi masing-masing pihak. Sinergi tersebut, menurutnya, akan memperkuat transparansi dalam proses pembangunan serta meningkatkan partisipasi publik.

Momentum HPN 2026 diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga pengingat bahwa kebebasan pers harus diiringi tanggung jawab moral dan profesional. Dengan demikian, media dapat terus berperan sebagai penjaga nurani publik sekaligus mitra strategis dalam mewujudkan Sumenep yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.

zain_rpn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× How can I help you?