Luar Biasa! Bani Insan Peduli Sumenep Santuni 2.000 Anak Yatim, Ribuan Tukang Becak dan Ojol Turut Diperhatikan

Sumenep,RPN-Aksi kemanusiaan kembali ditorehkan Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Dalam sebuah kegiatan sosial berskala besar dan penuh haru, BIP menyantuni 2.000 anak yatim serta menggelar rangkaian bakti sosial yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Owner MBS sekaligus Pembina BIP, di Jalan MH. Thamrin, Pajagalan, Sumenep, dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, para donatur, keluarga besar Bani, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.

Pembina BIP, Ali Zainal Abidin, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda tahunan atau seremoni belaka. Lebih dari itu, ini adalah komitmen nyata dalam menjaga dan memperluas kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Kami ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendiri. Angka 2.000 ini bukan sekadar statistik, tetapi 2.000 harapan yang harus kita jaga bersama agar tetap menyala,” ungkap pria yang akrab disapa Bang Zain itu dengan penuh semangat.

Dalam suasana yang khidmat, Bang Zain juga mengajak para hadirin merenungi hadits Rasulullah SAW tentang keutamaan menyantuni anak yatim. Sambil mengangkat jari telunjuk dan jari tengahnya berdampingan, ia mengutip sabda Nabi Muhammad SAW tentang kedekatan dengan beliau di surga bagi para penyantun anak yatim.

“Inilah visi besar kita hari ini. Kita tidak hanya memberi santunan, tetapi sedang mengantre untuk berdiri berdampingan dengan Baginda Nabi di surga kelak,” tuturnya, disambut haru para peserta.

Sinergi Sosial dan Kepedulian Kolektif

Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan diawali dengan Road Show Goes To Sumenep berupa sepeda santai bersama Bupati Sumenep dan Yayasan Makarimul Akhlaq. Momentum tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga sosial dalam membangun budaya kepedulian.

Tak berhenti di situ, BIP juga menghadirkan layanan pengobatan gratis bekerja sama dengan Klinik As Salamah. Layanan kesehatan tersebut disambut antusias masyarakat, khususnya kalangan dhuafa yang membutuhkan pemeriksaan serta konsultasi medis tanpa dipungut biaya.

Pada sore harinya, tepat pukul 15.00 WIB, suasana berubah menjadi lebih hangat melalui kegiatan “Ngopi Santai” bersama 1.000 tukang becak, pengemudi ojek online (ojol), dan tukang sapu. Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus bentuk penghargaan kepada para pejuang nafkah yang setiap hari bekerja keras di jalanan demi keluarga.

“Momentum ini bukan sekadar berkumpul dan minum kopi bersama, tetapi bentuk penghormatan kepada saudara-saudara kita yang menjadi tulang punggung keluarga,” jelas Bang Zain.

Melalui rangkaian kegiatan sosial tersebut, Yayasan Bani Insan Peduli menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya dalam bentuk santunan, tetapi juga melalui gerakan kolektif yang memperkuat solidaritas sosial dan menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan.

Semangat berbagi yang ditunjukkan BIP hari itu menjadi bukti bahwa kepedulian, jika dirawat bersama, mampu menghadirkan harapan bagi ribuan jiwa.

zain_rpn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× How can I help you?