Sumenep,RPN-Antusiasme masyarakat terhadap Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2026 di Kabupaten Sumenep terus menunjukkan tren positif. Sejak awal tahun, ribuan warga telah memanfaatkan layanan ini sebagai langkah preventif untuk mendeteksi penyakit sejak dini.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Sumenep, drg. Hj Ellya Fardasah, mengimbau masyarakat agar segera memanfaatkan program tersebut, khususnya bagi yang tengah menjalankan ibadah puasa dan merasakan gejala awal gangguan kesehatan.
“Bagi masyarakat Sumenep, segera cek kesehatan kalian ke Puskesmas terdekat. Sekali lagi gratis selama satu kali dalam setahun,” tegasnya, Kamis (19/02/2026).
Ia menekankan bahwa CKG tidak berhenti pada tahap pemeriksaan semata. Apabila ditemukan indikasi medis tertentu dan pasien menyetujui tindak lanjut, maka pelayanan akan dilanjutkan ke tahap penanganan sesuai prosedur yang berlaku.
Program CKG 2026 sendiri menargetkan 532.321 jiwa atau sekitar 40 persen dari total penduduk Sumenep yang berjumlah 1.157.219 jiwa berdasarkan data Pusdatin. Hingga pertengahan Februari 2026, realisasi pemeriksaan telah mencapai 15.324 jiwa atau sekitar 2,88 persen dari target yang ditetapkan.
Menurut drg. Ellya, capaian awal tersebut menjadi fondasi penting dalam memperluas akses layanan kesehatan, baik di wilayah daratan maupun kepulauan. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang digagas pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan.
“Tidak hanya Kemenkes, tapi ini program Prabowo untuk memastikan kesehatan masyarakat, dan gratis,” ujarnya.
Meski demikian, pihaknya mengakui masih terdapat kendala teknis pada sistem penginputan data pemeriksaan ke dalam aplikasi. Beberapa Puskesmas mengalami gangguan karena data yang diinput terkadang tidak muncul akibat aplikasi yang mengalami error.
“Kendalanya untuk saat ini di penginputan data CKG. Aplikasinya sering error, sehingga data dari Puskesmas kadang tidak terbaca,” jelasnya.
Namun, ia memastikan hambatan teknis tersebut tidak mengganggu pelayanan di lapangan. Seluruh Puskesmas tetap menjalankan pemeriksaan kesehatan gratis sesuai jadwal dan prosedur.
Dengan lonjakan peserta yang cukup signifikan di awal tahun, Dinkes P2KB optimistis target pemeriksaan CKG 2026 dapat tercapai, sekaligus memperkuat budaya deteksi dini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Sumenep secara berkelanjutan.
zain_rpn












