Sumenep,RPN-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Kabupaten Sumenep terus melakukan pembenahan menyeluruh. Memasuki tahun 2026, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep ini menargetkan penguatan layanan secara komprehensif guna menjadi pusat rujukan kesehatan unggulan di wilayah Madura bagian timur.
Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes, menegaskan bahwa strategi pengembangan difokuskan pada empat pilar utama, yakni peningkatan kapasitas layanan, penguatan sumber daya manusia (SDM), modernisasi fasilitas, serta percepatan digitalisasi sistem kesehatan.
“Penguatan ini kami lakukan secara bertahap, seiring dengan peningkatan status rumah sakit menjadi tipe B, yang memungkinkan kami menangani kasus-kasus medis dengan tingkat kompleksitas lebih tinggi,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Menurut dr. Erliyati, status baru tersebut menjadi momentum penting bagi RSUDMA untuk memperluas cakupan pelayanan sekaligus meningkatkan kualitas penanganan pasien. Saat ini, RSUDMA telah didukung layanan kegawatdaruratan 24 jam yang terintegrasi, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), Intensive Care Unit (ICU), hingga layanan khusus seperti Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dan Neonatal Intensive Care Unit (NICU).
Selain penguatan layanan dasar, pengembangan layanan spesialis juga menjadi fokus utama, terutama pada bidang jantung dan paru yang ditetapkan sebagai layanan unggulan tahun ini.
“Peningkatan layanan spesialis ini kami siapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap penanganan penyakit yang semakin kompleks dan membutuhkan fasilitas serta tenaga ahli yang memadai,” jelasnya.
Di sisi lain, RSUDMA juga mendorong percepatan transformasi digital guna meningkatkan efisiensi dan kemudahan akses layanan bagi masyarakat. Melalui sistem berbasis teknologi, pasien kini dapat melakukan pendaftaran dan penjadwalan pemeriksaan secara daring, sehingga waktu tunggu dapat diminimalkan dan alur pelayanan menjadi lebih tertata.
“Layanan antrean digital kami sudah terintegrasi dengan aplikasi kesehatan nasional. Ini bagian dari komitmen kami menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan berbasis teknologi,” tambahnya.
Komitmen peningkatan layanan juga diwujudkan dengan perluasan akses bagi peserta BPJS Kesehatan, agar seluruh lapisan masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara merata tanpa hambatan.
Tak kalah penting, manajemen RSUDMA memastikan bahwa setiap inovasi dan pengembangan tetap berlandaskan pada prinsip keselamatan pasien sebagai prioritas utama dalam setiap tindakan medis.
Dengan dukungan tenaga medis profesional serta sinergi kuat bersama pemerintah daerah, RSUDMA Sumenep optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan utama di Madura bagian timur.
“Harapan kami, seluruh upaya ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah, sekaligus memberikan pelayanan yang lebih optimal sepanjang tahun 2026,” pungkas dr. Erliyati.












