Sumenep,RPN-Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan apresiasi terhadap peran organisasi Nahdlatul Ulama dalam menjaga nilai keislaman, memperkuat persatuan, serta mendorong moderasi beragama di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat menghadiri pelantikan Pengurus Cabang NU Kabupaten Sumenep masa khidmat 2026–2031, yang digelar di Pondok Pesantren Al-Karimiyah, Desa Braji, Kecamatan Sumenep, Sabtu (16/05/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri ribuan peserta, mulai dari para kiai, pengurus NU tingkat kecamatan, tokoh masyarakat, hingga unsur pemerintah daerah. Pelantikan berlangsung khidmat dengan suasana penuh kebersamaan.
Dalam sambutannya, Bupati menilai NU memiliki peran penting sebagai penyeimbang kehidupan sosial dan keagamaan, terutama di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat dan penuh tantangan informasi.
Menurutnya, NU selama ini tidak hanya berperan di bidang keagamaan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat nilai persaudaraan di tengah masyarakat.
“Nahdlatul Ulama memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan moderasi beragama. NU juga menjadi rujukan dalam menjaga kesejukan kehidupan bermasyarakat,” ujar Bupati.
Ia menjelaskan, nilai Ahlussunnah wal Jamaah yang menjadi dasar gerakan NU telah berkontribusi besar dalam membentuk karakter masyarakat Sumenep yang religius, toleran, dan menjunjung tinggi perbedaan.
Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa dinamika sosial saat ini berpotensi memunculkan gesekan apabila tidak diimbangi dengan penguatan nilai kebangsaan dan toleransi.
Karena itu, NU dinilai tetap menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga keutuhan sosial di tingkat daerah maupun nasional.
Bupati juga berharap kepengurusan baru PCNU Sumenep dapat memperkuat peran organisasi hingga ke tingkat akar rumput serta meningkatkan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Sumenep, lanjutnya, berkomitmen untuk terus menjalin sinergi dengan NU sebagai mitra strategis dalam bidang keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.
“Sinergi ini penting untuk mewujudkan masyarakat Sumenep yang religius, rukun, dan memiliki daya saing,” tambahnya.
Pelantikan PCNU Sumenep periode 2026–2031 ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran organisasi dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus memperkokoh nilai kebangsaan di Bumi Sumekar.
zain_rpn












