Pemdes Lenteng Timur Apresiasi Langkah Fogging, Dorong Penguatan Edukasi 3M untuk Cegah DBD

Sumenep,RPN-Pemerintah Desa (Pemdes) Lenteng Timur memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan fogingisasi (pengasapan) yang dilakukan oleh Puskesmas Lenteng di sejumlah pemukiman warga sebagai upaya pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kegiatan ini dinilai sebagai langkah cepat untuk mengantisipasi meningkatnya kasus demam di tengah musim penghujan dan lebih mengedukasi masyarakat tentang DBD dan efeknya dalam kehidupan sehari-hari.

Sekretaris Desa Lenteng Timur, Deddy Setiyadi, SH, MH, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung langkah pengasapan yang dilakukan Puskesmas Lenteng dan berharap upaya tersebut dapat dilanjutkan dengan program berkelanjutan.

“Kami dari Pemdes Lenteng Timur sangat mengapresiasi kegiatan fogging ini. Namun kami juga berharap ada tindak lanjut berupa sosialisasi dan edukasi 3M Plus melalui kader jumantik dan kader kesehatan desa,” ujar Deddy (13/12/2025).

Menurutnya, fogging bersifat penanganan cepat, tetapi pencegahan jangka panjang harus melibatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan mengurangi sarang nyamuk. Oleh karena itu, pemdes mendorong penguatan peran kader jumantik, kader desa, dan perangkat lingkungan dalam edukasi rutin kepada warga.

Deddy menegaskan bahwa Pemdes Lenteng Timur siap bersinergi dengan Puskesmas Lenteng dalam segala upaya pencegahan penyakit, terutama DBD yang kerap meningkat saat musim hujan.

“Ke depan, kami berharap seluruh pihak tetap tanggap dan sigap menangani masalah kesehatan masyarakat. Sinergi antara pemerintah desa dan puskesmas sangat penting untuk mengantisipasi sebelum wabah DBD benar-benar mengancam masyarakat,” tuturnya.

Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa Pemdes Lenteng Timur berkomitmen memperkuat peran kelembagaan desa, termasuk RT/RW dan kader kesehatan, untuk memastikan langkah pencegahan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Kami ingin memastikan semua masyarakat terinformasi, terlibat, dan berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pencegahan tidak hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi tugas bersama,” imbuhnya.

Dengan adanya langkah fogging, edukasi masyarakat, serta komitmen kolaboratif antara pemerintah desa dan puskesmas, Deddy berharap wilayah Lenteng Timur dapat tetap aman dan terbebas dari ancaman DBD sepanjang musim penghujan.

“Kami optimistis, dengan kerja sama yang kuat dan respons cepat di lapangan, Lenteng Timur dapat menjaga warganya tetap sehat dan terlindungi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× How can I help you?