Surabaya,RPN-Gerakan memperkuat ekosistem literasi perguruan tinggi kembali mendapat energi baru. Dalam langkah yang dinilai strategis bagi masa depan pendidikan tinggi Indonesia, pada Jum’at, 12 Desember 2025 Prenadamedia selaku penerbit nasional yang dikenal sebagai rujukan literatur akademik, resmi menghibahkan ratusan buku kepada Perpustakaan Universitas Modern Al Rifa’ie Indonesia Malang. Seremoni penyerahan berlangsung di Kantor Perwakilan Prenadamedia Surabaya, menghadirkan atmosfer kolaborasi yang hangat sekaligus visioner.
Hibah buku diserahkan langsung oleh Handoko Suprabowo, Kepala Perwakilan Wilayah Jawa Timur Prenadamedia, kepada Dr. Rukin, S.Pd., S.H., M.Si., Wakil Rektor Universitas Modern Al Rifa’ie Indonesia Malang dan juga sebagai salah satu penulis aktif di penerbitan nasional tersebut. Penyerahan ini bukan sekadar formalitas seremonial, tetapi sebuah penanda bahwa literasi tetap menjadi kunci strategis dalam membangun generasi ilmuwan dan profesional masa depan.
Dalam sambutannya, Handoko menegaskan bahwa Prenadamedia memandang perguruan tinggi sebagai mitra ekosistem, bukan sekadar pengguna buku.
“Kami tidak ingin hanya menjadi penerbit yang memproduksi buku. Kami ingin hadir sebagai mitra literasi yang aktif membentuk kualitas pendidikan. Universitas Modern Al Rifa’ie Indonesia menunjukkan keseriusan dalam membangun budaya akademik, dan kami merasa penting untuk memperkuat langkah itu melalui dukungan nyata,” ujar Handoko dengan tegas.
Selanjutnya Handoko juga mengungkapkan keinginan dan tujuan dari kemitraan dan hibah buku tersebut serta harapannya kepada Universitas Modern Al Rifa’ie Indonesia sebagai mitra pelayanan literasi.
“Kami menghibahkan buku ini sebagai wujud dukungan Prenadamedia Group terhadap literasi dan pendidikan yang berkualitas kepada Perpustakaan Kampus UMAIN. Adapun jumlah buku yang dihibahkan pada tahap ini sebanyak 150 exp, dan melalui kerjasama ini Prenadamedia Group mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan yang menekankan pentingnya pendidikan inklusif dan merata. Harapan kami buku-buku ini dapat menjadi jembatan menuju wawasan yang lebih luas dan memotivasi belajar yang lebih tinggi bagi para mahasiswa UMAIN,” tandasnya.
Prenada Media selama ini dikenal sebagai penerbit yang mengawal terbitnya karya-karya akademik otoritatif di Indonesia, sehingga hibah ratusan buku tersebut menjadi nilai strategis bagi peningkatan mutu sumber belajar kampus.
Di pihak lain, kehadiran Universitas Modern Al Rifa’ie Indonesia dalam kemitraan literasi ini menjadi representasi kampus yang berorientasi masa depan. Dr. Rukin menegaskan bahwa hibah ini bukan hanya soal jumlah buku, tetapi tentang energi baru dalam mengakselerasi kualitas akademik kampus.
“Perpustakaan yang kuat bukan hanya diukur dari banyaknya koleksi, tetapi dari kemampuannya membuka horizon baru. Hibah ratusan buku dari Prenada Media ini memperkuat infrastruktur akademik kami dan menjadi bahan bakar intelektual bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti. Ini bukan hibah biasa, ini investasi literasi,” ungkap Dr. Rukin.
Berikutnya Rukin juga mengungkapkan dengan penuh keyakinan terhadap adanya hibah buku kepada Perpustakaan kampus yang dipimpinnya.
“Dengan adanya tambahan buku-buku referensi ini kami yakin bahwa semangat literasi yang dilakukan oleh selurus sivitas akademika akan semakin meningkat. Dengan demikian, diharapkan akan selaras dengan jumlah luaran riset yang dilakukan oleh para dosen dan mahasiswa dalam memenuhi kewajiban dosen yang dituntut untuk melakukan riset dan publikasi ilmiah pada jurnal-jurnal terakreditasi baik nasional maupun internasional minimal satu pada setiap semesternya,” tegasnya.
Suasana penyerahan berlangsung penuh gagasan. Setelah prosesi simbolik, kedua pihak melakukan dialog mendalam tentang masa depan kolaborasi literasi di Indonesia. Pembahasan mencakup rencana penyelenggaraan seminar nasional, kolaborasi penulisan buku, peluang penerbitan karya ilmiah dosen dan mahasiswa, hingga program magang mahasiswa ke industri penerbitan.
Kemitraan ini dipandang sebagai langkah konkret mempertemukan dua kekuatan besar: dunia penerbitan yang menguasai produksi pengetahuan, dan perguruan tinggi yang menjadi laboratorium lahirnya gagasan masa depan.
Di tengah tantangan rendahnya minat baca nasional, langkah Prenadamedia menghibahkan ratusan buku menjadi sinyal kuat bahwa akses terhadap literatur bermutu harus diperluas, bukan dipersempit. Universitas Modern Al Rifa’ie Indonesia menyambut hibah ini sebagai momentum untuk memperkuat gerakan literasi akademik yang lebih agresif, progresif, dan berdampak.
Dengan kolaborasi yang semakin erat, Prenadamedia dan Universitas Modern Al Rifa’ie Indonesia berharap kemitraan ini menjadi model best practice bagi kampus lain, bahwa kelahiran generasi literat bukan terjadi secara kebetulan, tetapi dibangun melalui kerja sama nyata dan keberanian untuk terus memperkaya peradaban ilmu.












