Sumenep,RPN-Pemerintah Desa Banaresep Timur, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan melalui kegiatan Jum’at Bersih. Aksi gotong royong tersebut dilaksanakan pada Jumat pagi dengan menyasar jalan utama desa serta sejumlah fasilitas umum yang kerap digunakan masyarakat.
Kegiatan bersih-bersih ini melibatkan berbagai pihak, khususnya perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta elemen masyarakat setempat. Sejak pagi hari, para peserta tampak antusias membersihkan sampah, saluran air, hingga area fasilitas umum demi menciptakan lingkungan desa yang bersih, rapi, dan nyaman.

Kepala Desa Banaresep Timur, H. Sukirno, menyampaikan bahwa kegiatan Jum’at Bersih merupakan agenda rutin yang telah dijadwalkan sebulan sekali. Menurutnya, langkah ini bukan sekadar menjaga kebersihan, tetapi juga bagian dari upaya pencegahan terhadap berbagai penyakit dan potensi marabahaya yang dapat mengganggu kesehatan warga.
“Kami mengagendakan Jum’at Bersih setiap bulan sebagai bentuk ikhtiar bersama dalam menanggulangi berbagai macam penyakit, seperti demam berdarah dan gangguan kesehatan lainnya. Lingkungan yang bersih akan berdampak langsung pada kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” ujar H. Sukirno.
Ia juga menekankan pentingnya peran serta semua pihak dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, keberhasilan program ini tidak terlepas dari kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi budaya bersama. Bukan hanya saat ada kegiatan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Kepala Desa Banaresep Timur, H. Sukirno, menegaskan bahwa kegiatan Jum’at Bersih juga menjadi sarana strategis untuk menggalang dan menguatkan semangat gotong royong antara pemerintah desa dan masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya soal membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi langkah nyata kami untuk menumbuhkan kembali budaya gotong royong. Pemerintah desa dan warga turun langsung bersama-sama, sehingga tercipta kebersamaan, kekompakan, dan rasa memiliki terhadap desa,” tutur H. Sukirno.
Ia menambahkan, dengan keterlibatan langsung perangkat desa, BPD, dan masyarakat, diharapkan hubungan emosional antara Pemdes dan warga semakin erat. Hal tersebut dinilai penting agar setiap program desa dapat berjalan dengan baik dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat.
“Ketika pemerintah desa hadir di tengah-tengah warga, bekerja bersama tanpa sekat, maka kepercayaan dan kepedulian masyarakat akan tumbuh. Inilah yang ingin kami bangun melalui Jum’at Bersih,” tambahnya.
Menurutnya, semangat gotong royong yang terus dipupuk akan menjadi modal sosial penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan, sehat, dan berdaya saing, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Banaresep Timur.
Aksi Jum’at Bersih ini pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan warga sekitar. Mereka menilai kegiatan tersebut mampu mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan desa.

Salah seorang warga Banaresep Timur mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut.
“Kami merasa lingkungan jadi lebih bersih dan nyaman. Selain itu, kegiatan seperti ini juga mempererat silaturahmi antarwarga dan pemerintah desa,” ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan Jum’at Bersih secara rutin, Pemerintah Desa Banaresep Timur berharap dapat terus menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan aman, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan demi kualitas hidup yang lebih baik.












