10 Penyakit Terbanyak Sepanjang 2025, Dirut RSUDMA Sumenep Tekankan Pentingnya Pencegahan dan Gaya Hidup Sehat

Sumenep,RPN-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Muhammad Anwar Sumenep mendata 10 besar penyakit yang paling banyak ditangani sepanjang tahun 2025. Data tersebut menjadi gambaran nyata kondisi kesehatan masyarakat sekaligus alarm penting bagi upaya pencegahan penyakit ke depan.

Direktur RSUD dr. H. Muhammad Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes, mengungkapkan bahwa mayoritas kasus yang ditangani masih didominasi oleh penyakit umum, gangguan metabolik, serta kasus terkait pola hidup dan kondisi lingkungan.

“Data ini bukan sekadar angka statistik, tetapi cerminan kondisi kesehatan masyarakat kita. Dengan memahami pola penyakit yang dominan, langkah pencegahan bisa dilakukan lebih terarah,” ujar dr. Hj. Erliyati, M.Kes.(09/01)

Adapun 10 peringkat penyakit yang paling mendominasi sepanjang tahun 2025, yakni:

1. Kelahiran hidup

2. Mual dan muntah

3. Kelahiran di rumah sakit

4. Diabetes Melitus Tipe 2 tanpa komplikasi

5. Anemia

6. Nyeri abdominal non spesifik

7. Infeksi saluran pernapasan bawah (LRTI)

8. Gastroenteritis (diare)

9. Hipertensi

10.Penurunan volume cairan tubuh (dehidrasi sedang).

Menurut dr. Erliyati, tingginya kasus Diabetes Melitus Tipe 2, hipertensi, anemia, serta gangguan pencernaan menunjukkan masih perlunya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pola makan sehat, aktivitas fisik, serta pemeriksaan kesehatan rutin.

“Sebagian besar penyakit ini sebenarnya dapat dicegah atau dikendalikan sejak dini. Deteksi awal dan perubahan gaya hidup menjadi kunci utama,” tegasnya.

Ia juga menyoroti masih tingginya kasus infeksi saluran pernapasan bawah dan diare, yang erat kaitannya dengan kebersihan lingkungan, kualitas udara, serta sanitasi.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan, RSUD dr. H. Muhammad Anwar Sumenep terus meningkatkan kualitas layanan, mulai dari kesiapan tenaga medis, fasilitas penunjang, hingga edukasi kesehatan bagi pasien dan keluarga.

Dr. Hj. Erliyati, M.Kes mengimbau masyarakat agar:

1. Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan meski tidak merasakan keluhan

2. Menjaga pola makan seimbang, mengurangi gula, garam, dan lemak

3. Memperbanyak aktivitas fisik dan olahraga ringan

4. Menjaga kebersihan lingkungan dan sanitasi

5. Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika muncul gejala awal penyakit.

“Kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Rumah sakit siap melayani, tetapi pencegahan tetap dimulai dari diri sendiri dan keluarga,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× How can I help you?