Mojokerto,RPN-Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga Beras Tahun 2025 melaksanakan kegiatan pengawasan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras di wilayah Kota Mojokerto. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan lokasi pemantauan di dua titik utama, yaitu:
1. Pasar Modern Superindo, Jl. Bhayangkara No. 33–35, Kota Mojokerto
2. Pasar Tradisional Pasar Tanjung, Kota Mojokerto
Kegiatan pengawasan ini dipimpin oleh AKP Siko Sesaria Putra Suma, S.I.K., M.AP., selaku Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota yang juga mewakili Kapolres Mojokerto Kota, serta dihadiri oleh perwakilan Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, bersama unsur Satgas Pangan, Dinas Perdagangan, dan Dinas Pangan Kota Mojokerto.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan serta tindak lanjut dari Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah melalui Zoom Meeting yang dilaksanakan pada Senin, 20 Oktober 2025, diperoleh data sebagai
1. Pasar Modern Superindo
Stok beras premium: 3.150 kg
Harga: Rp14.900/kg
Stok beras medium SPHP: 150 kg
Harga: Rp12.500/kg
2. Pasar Tradisional Pasar Tanjung
Stok beras premium: 4.000 kg
Harga: Rp14.800/kg
Stok beras medium: 2.000 kg
Harga: Rp13.000/kg
Stok beras SPHP: 300 kg
Harga: Rp12.000/kg
Dalam kegiatan tersebut, Satgas Pangan memberikan imbauan dan peringatan kepada para pelaku usaha, penggilingan padi, serta pedagang agar:
1. Menjual beras sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
2. Tidak melakukan penimbunan atau permainan harga yang dapat merugikan masyarakat.
3. Menjaga kualitas, mutu, dan kemasan beras agar sesuai dengan standar yang berlaku.
Selain itu, Polres Mojokerto Kota bersama stakeholder terkait juga menegaskan akan:
-Melakukan pengawasan rutin dan insidentil di seluruh wilayah Kota Mojokerto.
-Mendorong Dinas Perdagangan dan Dinas Pangan untuk melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha mengenai HET, mutu, kemasan, serta mekanisme perizinan edar produk beras.
-Kegiatan Satgas Pengendalian Harga Beras Tahun 2025 ini berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menjaga stabilitas harga beras di Kota Mojokerto, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah.
( Whab)












