Kabupaten Mojokerto,RPN-Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Profesor Dr. Abdul Mu’ti M,Ed, melakukan kunjungan ke SMK Mutia Ngoro Mojokerto kamis 12 Februari 2026.
Pada kunjungan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, antara lain Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendik Dasmen RI, Profesor Dr. Tony Toharudin SSI MSi, Bupati Mojokerto Dr H Muhammad Al-Barra Lc MHum. Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Dr. Laksana serta Profesor Dr. Laksmi Dewi MPD, Kepala Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Profesor Dr. Praptono MEd., Kepala Balai Besar Pengembangan Penjamin Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif Elektronik Provinsi Jawa Timur, Profesor Dr. Igusti Made Ardana., Kepala Cabang Dinas Pendidikan serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Amsar Azhari Siregar, SH MM.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof Dr Abdul Mu’ti M,Ed. Sambutanya menyampaikan terima kasih kepada Bupati Mojokerto atas dukungan dalam memajukan pendidikan. Ia menyebutkan program revitalisasi satuan pendidikan yang menjadi prioritas Presiden.
“Sengan target 16.167 satuan pendidikan tahun ini. Sebanyak 95% sudah selesai dan akan rampung 100% pada akhir Februari 2026, termasuk di Kabupaten Mojokerto yang telah selesai penuh,” ungkapnya.
Menteri juga menyampaikan rencana penambahan 60 ribu satuan pendidikan lagi melalui pengajuan perubahan anggaran ke DPR, serta menekankan pentingnya SMK dalam menghasilkan lulusan yang siap bekerja, berwirausaha, atau melanjutkan studi. Ia menekankan perluasan kesiapan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja dan penguatan jiwa wirausaha agar lulusan dapat menciptakan lapangan kerja.

Sementara itu, Sambutan Bupati Mojokerto Gus Barra dengan ceria menyambut hangat kunjungan Menteri dan mengucapkan terima kasih. Ia menyebutkan bahwa Menteri pernah meresmikan SMK Mutia ketika ia masih Wakil Bupati, dan berharap kehadiran Menteri memberikan dampak positif bagi pendidikan di Kabupaten Mojokerto. Ia juga menyampaikan bahwa daerah sedang menghadapi tantangan efisiensi anggaran dan pengurangan transfer pusat. “Mudah-mudahan anggaran bisa tercover,” terangnya.
Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 3 Ngoro, Adnan Rudianto, SH, Mkn, mengungkapkan bahwa gedung ruang praktek keahlian Desain Komunikasi Visual telah diresmikan pada acara tersebut. Gedung dirancang dengan konsep modern dan futuristik untuk meningkatkan kenyamanan dan produktivitas siswa. Ruang praktek dilengkapi fasilitas untuk pembelajaran videografi, fotografi, dan animasi.
“Saat ini, SMK Mutia memiliki lima jurusan, yaitu Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Elektronika Industri, Teknik Mekanik Industri, Kuliner, dan Desain Komunikasi Visual,” jelasnya.
Kepala sekolah berharap fasilitas baru dapat meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan daya saing “siswa karena saat ini jumlah murid SMK MUTIA mencapai 1514 siswa (Whab)












