Direktur RSUD Sumenep Pilih Naik Becak ke Kantor, Wujud Nyata Hemat Energi dan Kepedulian Sosial

Sumenep,RPN-Di tengah dorongan pemerintah pusat untuk menerapkan kebijakan hemat energi, langkah sederhana namun bermakna ditunjukkan oleh Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati. Ia memilih menggunakan becak sebagai moda transportasi untuk berangkat ke tempat kerjanya.

Pilihan tersebut bukan tanpa alasan. Selain mendukung penghematan energi, becak dinilai sebagai transportasi ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk komitmen nyata dalam menerapkan gaya hidup sederhana dan berkelanjutan.

“Menurut saya, hemat energi bisa dimulai dari hal kecil di sekitar kita. Tidak perlu mewah, yang penting bisa mengantarkan saya sampai ke kantor,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).

Tak hanya soal efisiensi energi, dr. Erliyati juga menekankan aspek sosial dari pilihannya tersebut. Ia ingin turut membantu para pengemudi becak agar tetap memiliki penghasilan di tengah semakin berkurangnya minat masyarakat terhadap transportasi tradisional.

“Di sisi lain kita berhemat, ini juga bagian dari cara saya bersosial. Dengan menggunakan jasa becak, kita ikut membantu perekonomian para abang becak agar tetap bisa bertahan,” tambahnya.

Langkah ini pun menjadi contoh konkret bahwa kebijakan hemat energi tidak harus selalu diwujudkan dalam skala besar. Justru dari tindakan sederhana yang konsisten, dampak positif bisa dirasakan secara luas, baik bagi lingkungan maupun masyarakat.

Di tengah isu krisis energi global yang semakin meningkat, apa yang dilakukan dr. Erliyati diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mulai beralih ke pilihan transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh jajaran pegawai RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk turut berpartisipasi dalam upaya penghematan energi, salah satunya dengan bijak memilih moda transportasi alternatif.

“Kalau bukan kita yang mulai, siapa lagi. Setidaknya dari lingkungan kerja kita sendiri, kita bisa memberi contoh yang baik,” pungkasnya.

Langkah kecil yang dilakukan pimpinan RSUD tersebut membuktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari tindakan sederhana yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga membawa nilai kemanusiaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× How can I help you?