Sumenep,RPN-Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, perhatian terhadap kelancaran arus mudik masyarakat kepulauan menjadi sorotan berbagai pihak. Anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari Daerah Pemilihan (Dapil) VII, Ahmad Juhairi, menekankan pentingnya pelayanan transportasi yang maksimal dan merata bagi seluruh pemudik, khususnya warga yang berasal dari wilayah kepulauan.
Menurutnya, pemerintah perlu memastikan bahwa setiap masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman mendapatkan perlakuan yang sama tanpa adanya perbedaan pelayanan. Hal itu mencakup akses terhadap tiket mudik gratis maupun fasilitas armada kapal yang disediakan.
“Seluruh pemudik harus diperlakukan secara setara. Baik mereka yang berasal dari pulau-pulau maupun dari wilayah daratan, semuanya berhak mendapatkan pelayanan yang sama, termasuk dalam hal ketersediaan tiket dan fasilitas transportasi,” ujar Juhairi, Selasa (10/3/2026).
Ia menilai, program mudik gratis bukan sekadar menyediakan sarana transportasi, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang berpihak kepada masyarakat. Bagi warga kepulauan, akses transportasi yang aman dan nyaman menjadi faktor penting agar mereka dapat berkumpul dengan keluarga saat momen Lebaran.
Pemerintah Kabupaten Sumenep sendiri, lanjutnya, telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menyiapkan sistem mudik yang tertib dan terorganisir. Sejumlah mekanisme pendaftaran pun diterapkan agar prosesnya lebih terdata dan tepat sasaran.
Dalam pelaksanaannya, setiap calon penumpang diwajibkan melalui proses verifikasi identitas. Langkah ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa fasilitas mudik gratis benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menjaga ketertiban dan keamanan selama perjalanan.
Juhairi juga berharap program tersebut dapat menjadi contoh praktik pelayanan publik yang transparan dan berkeadilan. Dengan sistem yang tertata serta pengawasan yang baik, program mudik gratis diyakini mampu memberikan kenyamanan perjalanan bagi masyarakat kepulauan yang ingin pulang ke kampung halaman.
“Yang terpenting adalah keadilan dalam pelayanan. Tidak boleh ada prioritas khusus bagi kelompok tertentu. Semua pemudik dari pulau mana pun harus mendapatkan hak yang sama,” tegas politisi dari Partai NasDem tersebut.
Ia menambahkan, keberhasilan program mudik gratis tidak hanya diukur dari jumlah armada yang disediakan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan keamanan, kenyamanan, dan kepastian layanan selama perjalanan. Dengan dukungan semua pihak, program ini diharapkan berjalan lancar serta memperkuat rasa kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat Sumenep, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.
zain_rpn












